Nama-Nama Pemain Blackjack Paling Mendunia Sepanjang Sejarah

Sharing is caring!

Salah satu jenis perjudian kasino yang berhasil melahirkan nama-nama pemain paling berpengaruh dalam dunia perjudian yang bahkan hingga sekarang masih berhasil mempertahankan eksistensinya sebagai penjudi legendaris adalah para pemain dari judi blackjack. Mereka lahir pada jaman perjudian kasino Eropa dan Amerika kemudian menjadi pemain regular di kasino tersebut. Entah dengan cara kotor atau bersih, para legenda ini berhasil mendapatkan uang puluhan juta dollar setiap malamnya. Maka dari itu, mari kita bernostalgia siapa saja pemain-pemain legenda blackjack paling terkenal dari dulu hingga sekarang. Mungkin dengan melihat kejeniusan mereka pada perjudian ini menumbuhkan rasa ingin tahu untuk belajar memperlajari dunia perjudian itu bagaimana? Tidak perlu basa basi lagi, mari kita intip siapa saja nama pemain penentu sejarah judi kartu 21 ini, berikut ulasannya untuk Anda.

blackjack

Pemain Blackjack Bernama Edward O. Throp

Inilah awal mula dari mulai terkenalnya judi blackjack online yaitu berkat Edward O. Throp. Orang yang dikenal sebagai jenius kartu 21 ini lahir dan dibesarkan di Chicago, USA 86 tahun yang lalu tepatnya tanggal 14 Agustus 1932. Dia adalah seorang jenius matematika yang berhasil membuat rumus hitungan pada permainan kartu blackjack yang dikenal dengan rumus card counting. Throp mulai membuat data teori dan mempraktekan idenya dengan dukungan dana dari seorang konglomerat bernama Manny Kimmel sebesar 10 ribu USD, setelah itu dia mulai bermain di kasino Reno, Lake Tahor, dan Las Vegas, semua masih di distrik negara Amerika. Hasil dari eksperimen teorinya berhasil dan Throp dapat menang 11 ribu USD hanya dalam 1 minggu. Setelah dia terkenal karena teorinya card counting yang dihasilkan dan berhasil membuat kasino-kasino minus banyak uang setiap harinya membuat dia dicekal di beberapa kasino, namun sayangnya itu tidak menghentikan niat Throp sama sekali, karena dalam kunjungannya setiap malam di kasino Las Vegas ia menyamar dengan menggunakan kumis dan brewok palsu ditambah dengan kacamata bulat besar.

Read More :  Cara Tepat Agar Menemukan Agen Casino Online yang Bagus

MIT Blackjack Group

Pemain blackjack pada poin kedua ini bukan lagi seorang individu tapi lebih kepada grup tepatnya 4 orang, 3 laki-laki dan 1 perempuan. Empat orang ini direkrut oleh Mr Massar atau yang dikenal dengan nama Mr M kemudian meminta seorang profesor matematika bernama Kaplan untuk membuat tim pemain blackjack. Walaupun grup ini dinamakan dengan MIT (Massachusetts Institute of Technology) tapi pada kenyataannya grup ini dibentuk dari jenius matematika dari Harvard juga. Tim ini mulai bergerak di kasino-kasino untuk melakukan teknik dan strategi card counting yang lebih spesifik dengan presentase 100% kemenangan dimulai pada tahun 1979 hingga tahun 90’an. Setelah 4 orang ini pensiun, founder MIT Blackjack Group masih merekrut pemain-pemain lain yang melakukan card counting dan menjadikan para pemain baru ini sebagai tim MIT Blackjack Group. Hingga sekarang setidaknya ada 90 pemain blackjack yang menjadi asuhan Mr M dan Mr Kaplan.

Ken Uston

Salah satu pemain legenda blackjack selanjutnya adalah Keneth Sunzo Usui atau yang dikenal dengan nama Ken Uston. Setelah berhasil mendapatkan gelar MBA dari Harvard University dan melanjutkan karir sebagai konsultan bisnis, dapat dibilang Uston sudah mendapatkan kemudahan dalam hidupnya. Setelah tidak sengaja dia membaca buku oleh Edward O. Throp yang berjudul “Beat The Dealer”, kemudian tiap minggu dia menghabiskan waktu bermain blackjack di kasino. Setelah dia bertemu dengan pemain poker profesional bernama Al Fransecso kemudian membentuk tim dan menjadikan Uston sebagai “counter”, yaitu orang yang melakukan penghitungan card counting, setelah teori berhasil dihitung secara positif oleh Uston dan kawannya, kemudian munculah “big player” yang melakukan taruhan secara besar-besaran. Kemudian di tahun 1978, Uston membuat tim blackjack sendiri dan dalam 1 harinya dia berhasil menang 44 ribu USD. Karena dinilai sebagai tindakan kriminal, Uston dan timnya beberapa kali tersandung masalah hukum dan menjadi residivis bersama timnya, Uston kemudian menjadi penulis untuk buku-buku judi dan game. Dan pada tanggal 19 September 1987, Uston ditemukan tewas di apartemen miliknya, rumor kematian jenius judi ini pun masih simpang siur ada yang mengatakan karena serangan jantung dan ada pula yang bilang dia overdosis.